Ucapkanlah Syukur

29  September 2010

Baca: 1 Tesalonika 5:18

Alkitab dalam setahun: Yesaya 36–41

Mind Map Ucapkanlah Syukur

Mind Map Ucapkanlah Syukur

Dalam suatu program interaktif di radio yang mengangkat pembicaraan mengenai kenaikan harga-harga komoditas dan tarif dasar listrik belakangan ini, seorang pendengar menelepon untuk mengatakan, “Mengucap syukur sajalah, karena itulah yang dikehendaki Tuhan. Tidak perlu protes. Saya sudah menjual mobil dan saya sekarang ke mana-mana naik angkot, tapi saya mengucap syukur. Cabai mahal, ya tidak perlu nyambal, gitu aja kok repot. Mengucap syukur saja.” Sepintas kedengarannya rohani, dan mungkin kita spontan menyahut “Amin” tatkala mendengar teman kita mengatakan hal senada.

Mengucap syukur berarti menyatakan penghargaan dan rasa terima kasih kepada Allah. Kita menyampaikannya dalam pujian dan doa dengan hati yang penuh sukacita. Tetapi perlu diingat bahwa Rasul Paulus tidak menasihati kita agar kita mengucap syukur untuk segala yang terjadi dalam hidup kita; tetapi agar kita mengucap syukur dalam segala hal. Perbedaannya terletak pada mengapa kita mengucap syukur. Saat suatu kejahatan terjadi dalam kehidupan kita, kita tidak mengucap syukur kepada-Nya untuk kejahatan tersebut, sebab kejahatan tidak berasal dari Tuhan. Saat kita jatuh ke dalam dosa, kita tidak mengucap syukur untuk dosa itu, sebab dosa tidak berasal dari Tuhan. Mana mungkin kita mengucap syukur dalam nama Yesus (Ef. 5:20) untuk sesuatu yang dibenci Tuhan?

Tetapi seharusnya kita mengucap syukur karena kita tahu Tuhan selalu beserta dengan kita di dalam keadaan yang menurut kita seburuk apa pun. Ia tidak pernah meninggalkan kita. Jika kita bersalah pada-Nya, Ia bersedia mengampuni kita (1Yoh 1:9). Dan kita bersyukur bahwa jika kita mengasihi-Nya, Ia turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan (Rm. 8:28) dan Ia memberikan kekuatan sehingga kita bisa menanggung segala kondisi yang diizinkan-Nya (Flp. 4:13).

Jadi mengucap syukur tidak berarti menerima segala hal yang terjadi begitu saja, dan pasif, tidak mau berjuang untuk keluar dari hal tersebut. Justru sebaliknya, kualitas kita sebagai anak Tuhan akan tampak dari perjuangan kita menghadapi masalah. Harga naik? Kita harus menyikapinya dengan hidup hemat mengurangi pengeluaran, tetapi kita juga perlu berjuang untuk meningkatkan penghasilan kita. Kalau menyuarakan kesulitan dan ketidakpuasan kita kepada Pemerintah, itu tidak boleh diartikan kita kurang bersyukur. Kita bersyukur karena penyertaan Tuhan di tengah kesulitan, bukan karena Tuhan memberikan kesulitan itu. Lakukan bagian kita dengan bertanggung jawab, dan Tuhan juga melakukan bagian-Nya.

Mengucap syukur dalam segala hal tidak berarti meninggalkan tanggung jawab.

3 Responses to “Ucapkanlah Syukur”

  • Hady S:

    Tetapi perlu diingat bahwa Rasul Paulus tidak menasihati kita agar kita mengucap syukur untuk segala yang terjadi dalam hidup kita;

    saya saat membaca ini kurang sependapat.
    namun saat saya mendengar versi daily enlightment saya jadi lebih bisa memahami.

    intinya jika mengucap syukur untuk segala yang terjadi dalam hidup kita; yang saya tangkap adalah seolah-olah kita malah menyindir Tuhan dengan protes kita tapi kita ungkapkan dalam ucap syukur. nah tentu saja ini memang tidak benar.

  • Hady S:

    maksud saya dayly englightment versi mp3

    GBU

  • monang:

    Dari perikop ini, saya mendapat hal ini:
    Kita bersyukur karena:
    -Tuhan akan selalu beserta kita dalam setiap perkara (karena Dia tinggal di dalam kita, jika kita menuruti FirmanNya; Yoh 14:23)
    -Dalam proses melakukan FirmanNya, Tuhan pasti akan sangat senang menuntun kita, memberi kekuatan dan kecakapan dalam menghadapi masalah, dan bahkan juga mengampuni kita saat kita melakukan kesalahan saat mengiring Dia.

    Terimakasih buat pencerahanNya. Semoga saya bisa lebih sering mengucap syukur dengan dasar Iman yang tepat. Haleluya..
    Tuhan Yesus beserta kita..

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Visitor
Visits today: 24
Who's Online

14 visitors online now
6 guests, 8 bots, 0 members
Map of Visitors
Powered by Visitor Maps

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
May 2012
M T W T F S S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Content Protected Using Dynamic Blog Protector By: How To Make Money.

Switch to our mobile site