Truth 26 Maret 2010 “Komitmen Mengikut Kristus”

Baca: Matius 10:34–42

Alkitab dalam setahun: Lukas 21–22

Aktris Sigourney Weaver membantu gorila telantar yang membutuhkan pertolongan melalui Pusat Rehabilitasi dan Pendidikan Konservasi Gorila atau Gorilla Rehabitation and Conservation Education (GRACE) Center yang sedang dibangun di Kongo dan akan beroperasi mulai Maret 2010. Sebuah film berjudul Gorillas in the Mist yang dibintangi Weaver memaksanya untuk 10 tahun meneliti tingkah hewan ini dan akhirnya memimpin sebuah lembaga konservasi ini. Gorila telantar yang berubah secara psikologis karena dikejar pemburu akan dirawat agar bisa menjadi gorila normal yang riang gembira. Weaver menghabiskan waktunya untuk mempelajari perilaku dan aspek fisik gorila. Memang tidak ada yang murah dan gratis dalam segala hal. Semua membutuhkan komitmen untuk menjadikannya.

Bukankah mengikut Kristus juga merupakan pertaruhan sepanjang hidup? Jadi jika tujuan kita mengikut Kristus masih supaya kita akan diberkati secara materi, keluarga bahagia dan hidup senang semata, sebaiknya kita menyimak bacaan hari ini dengan teliti, jujur, rendah hati dan mau dikoreksi. Sebab “Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku”, kata Tuhan, “Siapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku… dan siapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya.

Alkitab tidak pernah mengajarkan Kekristenan yang setengah-setengah, sebab harga mati menjadi seperti Kristus adalah tidak mengasihi yang lain kecuali Kristus. Dalam bacaan ini Yesus tidak berbicara mengenai hal-hal lahiriah, seperti kita meninggalkan orang tua kita dan kemudian menginap di gereja. Sebaliknya Ia mengajarkan sikap batin yang menaruh Tuhan di hierarki tertinggi kehidupan dan melibatkan Kristus dalam seluruh aspek kehidupan; menjadikan-Nya tujuan hidup.

Persoalannya adalah bagaimana caranya? Seperti komitmen Weaver menggunakan waktunya untuk menolong gorila, kita juga harus berkomitmen untuk mengambil porsi waktu kita yang terbaik untuk belajar mengenal Kristus dan kerajaan-Nya. Jika kita mengatakan “Tidak ada waktu”, itu artinya kita tidak mempunyai komitmen, sebab kita pasti mempunyai waktu untuk hal-hal yang kita anggap penting. Buatlah check list dengan jujur, jika kita diberi 24 jam oleh Tuhan, berapa jam kita dalam pimpinan-Nya? Tambatkanlah hati kita kepada Tuhan, setelah itu Tuhan yang akan berproses melalui Roh Kudus-Nya dalam diri kita. Sehingga di manapun kita berada, baik di gereja, di kantor, di rumah, maupun di mal atau di kafe, Ia selalu mendidik kita untuk semakin mengerti kehendak-Nya.

Mind Map Komitmen Mengikut Kristus

Kekristenan tidak pernah setengah-setengah, tetapi menuntut komitmen penuh

Bagikan melalui:
Bookmark the permalink.

Comments are closed.