Truth 2 April 2010 “Good Friday”

Baca : Matius 27:45-50

Alkitab dalam setahun : Imamat 16 – 18

Hari ini kita memperingati Jumat Agung, yang dalam bahasa Inggris disebut Good Friday. Artinya “Jumat yang Baik”. Mengapa bisa disebut baik, padahal hari ini memperingati kematian Tuhan Yesus? Apakah kematian itu baik? Mengapa Allah Bapa yang baik merencanakan kematian AnakNya? Mengapa Ia tidak mengatur agar Tuhan Yesus langsung diangkat saja ke suga, tidak harus mati? Sesungguhnya kematianNya di kayu salib adalah rencana yang harus dilaluiNya dalam karya penebusan Tuhan atas umat manusia. Sehingga tidak bisa tidak, Tuhan Yesus harus mati. Ada beberapa hal yang dilakukan Tuhan Yesus melalui kematianNya.

Pertama, Ia menunjukkan dengan nyata kasih Allah kepada manusia dengan memberikan nyawaNya sendiri (Yoh. 3:16). Betapa baiknya Allah kita, yang tidak memaksa orang mengikutNya melalui ancaman atau hal-hal yang menakutkan, tetapi sebaliknya, mengundang kita untuk percaya kepadaNya melalui kasih nyata yang tidak dapat kita peroleh dari sumber lain. Sebagai respons dari kita, kita juga harus menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita (1Yoh. 3:16). Maksudnya, melayani sesama dengan mengorbankan tenaga, waktu, uang atau apapun yang ada pada kita demi membela kepentingan keselamatan mereka.

Kedua, Ia menjadi korban penebus dosa manusia. Menurut hukum Taurat, manusia harus mengorbankan hewan-hewan untuk menanggung dosa-dosa manusia. Tetapi hewan sebanyak apapun sesungguhnya tidak dapat menebus dosa seluruh manusia. Maka Yesus yang tanpa dosa mengotbankan diriNya untuk menanggung dosa seluruh manusia (Ibr. 9:28). Itu berlaku untuk selamanya, tetapi membuat kita berutang (Rm. 8:12) sehingga kita harus membayarnya dengan memberi diri kita, mengasihiNya, bertobat dan meninggalkan dosa dan perbuatan daging kita.

Ketiga, Ia memenangkan pertarungan melawan Iblis. Ia memusnahkan Iblis yang berkuasa atas maut dan membebaskan manusia dari perhambaan ketakutan kepada maut (Ibr. 2:14-15, 1Kor. 15:55). Sebagai umat yang telah dibebaskan dan dimenangkan, kita harus giat dalam pekerjaan Tuhan tanpa takut apapun juga  – termasuk takut mati – karena hidup kekal menjadi jaminan bag kita (1Kor. 15:58).

Berarti memang Jumat Agung adalah Jumat yang Baik, karena dengan kematianNya, Tuhan Yesus melakukan hal-hal yang sangat baik bagi kita. Dia yang mengasihi kita lebih dulu telah menunjukkan kebaikanNya. Marilah mengambil keputusan untuk lebih mengasihi Dia dan dari kasih kepada Tuhan, kita juga melayaniNya dengan menunjukkan kasih kepada sesama kita.

Mind Map Good Friday

Tuhan Yesus telah melakukan hal-hal yang sangat baik bagi kita di Jumat yang baik

Bagikan melalui:
Tagged , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.