Renungan Harian

24. KEHENDAK BEBAS

Dalam perjalanan sejarah hidup manusia, semakin nyata bahwa manusia menjadi bertambah jahat. Hal ini dikemukakan oleh Paulus dalam suratnya, yaitu dengan adanya penyembahan kepada berbagai

0 comments

23. MENGHADAPI PENGHAKIMAN

Dari yang dikemukakan dalam Roma 1:18-23 jelas sekali kebenaran yang menunjukkan bahwa Tuhan sangat memerhatikan perilaku atau perbuatan seseorang; siapa pun orang itu apakah umat

0 comments

22. PENGHAKIMAN ALLAH

Roma 1:18-32 berbicara mengenai adanya penghakiman; Allah mengadakan perhitungan atas setiap orang mengenai segala sesuatu yang dilakukan selama hidup di bumi. Pertanyaan penting yang harus

0 comments

21. YESUS MENGUDUSKAN DIRI-NYA

Kalau kata “dikuduskan” ini dihubungkan dengan pernyataan Tuhan Yesus bahwa Ia menguduskan diri-Nya, supaya orang percaya dikuduskan dalam kebenaran (Yoh. 17:18), bukan berarti Yesus membutuhkan

0 comments

20. OLEH IMAN MENJADI HIDUP

Dalam Roma 1:17 tertulis: Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup

0 comments

19. DE JURE DAN DE FACTO

Memercayai Tuhan Yesus berarti menuruti kehendak-Nya. Iman merupakan penyerahan diri sepenuh kepada seluruh kehendak Tuhan secara mutlak sepanjang hidup sampai kekekalan. Hal ini sesuai dengan

0 comments

18. PENGERTIAN IMAN

Dalam memahami kata iman dengan tepat menurut Alkitab, perlu diperhatikan bukan saja aspek kepercayaan secara pikiran atau persetujuan secara pikiran -ini disebut pula keyakinan akali

0 comments

17. PERAN PENTING INJIL

Dikuduskan oleh Firman tidak dapat dipisahkan dari dikuduskan oleh Roh. Firman Tuhan mengatakan: … yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan

0 comments

16. KEKUATAN ALLAH

Dalam Roma 1:16 tertulis: Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang

0 comments

15. PERJUANGAN UNTUK MENJADI KUDUS

Perubahan status dari “pemberontak” menjadi “anak” harus berlanjut sampai orang yang dikuduskan tersebut benar-benar berkeadaan kudus seperti Bapa. Inilah yang menempatkan kita sebagai anak-anak Allah

0 comments

Comments are closed.