Menghakimi dengan Adil

30 September 2010

Baca: Matius 7:1–5

Alkitab dalam setahun: Yesaya 42–44

Mind Map Menghakimi Dengan Adil

Mind Map Menghakimi Dengan Adil

Mau tidak mau, menyuarakan kebenaran yang murni berarti berbenturan dengan ajaran yang melawan kebenaran Alkitab. Saat itu terjadi, tak jarang kita mendengar orang menentang dengan berkata, “Saudara tidak punya hak menghakimi  kami. Dalam Mat. 7:1, Tuhan Yesus juga melarang orang menghakimi. Ia tidak menghakimi siapa pun.” Anehnya, kalau Tuhan Yesus melarang orang menghakimi sama sekali, mengapa masih di pasal yang sama (ay. 22–23) Ia sendiri menghakimi?

Kita harus tahu, bahwa penghakiman yang dilarang Tuhan adalah penghakiman yang tidak adil. Tidak adil berarti dua hal. Pertama, tidak menggunakan ukuran yang benar. Memang manusia pada umumnya menghakimi orang lain dari apa yang tampak, sebab kita tidak tahu apa yang ada di hati orang lain. Dan seperti contoh konkret orang Farisi, tidak jarang orang sengaja mengekspos kesalahan orang lain, sehingga ia terlihat baik (Luk. 18:9–14). Tuhan memperingatkan bahwa itu keliru, dan apa yang kita tabur akan kita tuai (ay. 2).

Kedua, munafik. Maksudnya, kita mengatakan orang lain bersalah, padahal kita sendiri tidak sadar bahwa kesalahan yang sama ada dalam diri kita (ay. 3–5). Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk melihat ke dalam diri kita sendiri dulu, agar kita bertobat terlebih dahulu. Setelah bertobat dan memperbaiki diri kita sendiri, maka kita dapat membantu orang lain memperbaiki kesalahan mereka.

Maka menghakimi dengan adil bukanlah sesuatu yang dilarang, sebab Tuhan Yesus sendiri mengatakan, “Janganlah menghakimi menurut apa yang tampak, tetapi hakimilah dengan adil.” (Yoh. 7:24). Seperti apakah menghakimi yang adil itu? Ia menjelaskannya dalam Yoh. 5:30, “Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Berarti menghakimi dengan adil hanya dapat dilakukan jika kita menuruti kehendak Allah, yang hanya dapat ditemukan di Alkitab. Jika kita memahami Firman Tuhan, maka kita menghakimi bukan berdasarkan pemahaman akali belaka, selera suka dan tidak suka, atau sekadar apa yang tampak, melainkan seperti dalam pikiran dan perasaan Kristus, standarnya ialah kesesuaian dengan kehendak Allah.

Teruslah berpegang kepada Firman yang murni dan jangan takut menyingkapkan dosa dan kepalsuan, dengan motivasi yang benar agar jiwa-jiwa yang terhilang dapat diselamatkan. Tuhan Yesus telah menunjukkan bahwa jika kita mengikuti jalan-Nya yang benar, maka kita dapat menghakimi dengan adil.

Menghakimi dengan adil adalah yang sesuai dengan kehendak Allah.

2 Responses to “Menghakimi dengan Adil”

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Visitor
Visits today: 24
Who's Online

13 visitors online now
5 guests, 8 bots, 0 members
Map of Visitors
Powered by Visitor Maps

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
May 2012
M T W T F S S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Content Protected Using Dynamic Blog Protector By: How To Make Money.

Switch to our mobile site