27. PERCAYA TANPA SYARAT

CIRI ANAK ALLAH yang benar (Yun. huios) adalah memercayai Bapa sepenuh hati, tidak meragukan-Nya sama sekali dalam keadaan bagaimana pun. Sebagaimana ketaatan kepada Bapa haruslah ketaatan tak bersyarat-bahwa Tuhan Yesus sampai mati di kayu salib- demikian pula dengan kepercayaan kepada pribadi Bapa, juga harus kepercayaan tanpa syarat. Walaupun Bapa dirasakan oleh Tuhan Yesus meninggalkan diri-Nya, tetapi Ia tetap menaruh percaya kepada Bapa. Tuhan Yesus tidak mencurigai Allah Bapa, Ia tetap menaruh percaya yang sama dengan menaruh hormat kepada Bapa. Ia mengagungkan Bapa-Nya dengan sangat mengagumkan. Inilah sikap Anak Allah yang benar yang dapat menjadi teladan dan contoh iman kita kepada Allah. Kalau ada total submission dan unconditional submission, maka ada pula total and uncondicional surrender and trust. Tidak bisa dibantah bahwa ketaatan kepada Tuhan sangat bertalian dengan kepercayaan kepada pribadi-Nya. Orang yang tidak memercayai pribadi-Nya tidak akan dapat menaati Dia dengan sikap hati yang benar. Sungguh luar biasa! Dalam hal ini sesungguhnya memercayai pribadi Tuhan mengawali ketaatan kepada-Nya

Kepercayaan tak bersyarat artinya tetap teguh percaya dalam keadaan bagaimana pun. Kepercayaan kepada Pribadi Allah yang luar biasa ditunjukkan oleh Sadrakh dan teman-temannya. Mereka tetap memercayai pribadi Bapa dan tidak berkhianat kepada-Nya, walau nyawa mereka sangat terancam.1 Ketika Sadrakh dan teman-temannya diancam hukuman -yaitu dibuang ke dapur api dengan panas tujuh kali lipat dari biasanya-perhatikan apa yang mereka katakan: “Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu”. Kalimat tetapi “seandainya tidak” artinya seandainya Allah Israel tidak menolong, mereka akan tetap pada pendiriannya, yaitu tidak menyembah patung yang raja Nebukadnesar dirikan. Mereka tidak membuka kompromi sedikit pun terhadap sikap tidak menghormati Allah.

Kepercayaan seperti yang ditunjukkan oleh Sadrakh dan teman-temannya adalah kepercayaan yang luar biasa, bukan pada kuasa Allah tetapi pada pribadi-Nya, yaitu kebijaksanaan Tuhan. Segala sesuatu yang dilakukan oleh Tuhan, baik adanya. Memang akhirnya Sadrakh dan teman-temannya diselamatkan oleh Tuhan, tetapi jika Tuhan tidak menolong pun mereka sudah mempersiapkan diri untuk mati dibakar. Mereka tidak memusatkan perhatian pada kuasa Allah yang dapat menolong mereka, tetapi mereka lebih melihat tanggung jawab untuk tetap menyembah Allah Yahweh. Ketaatan mereka lebih penting dari keselamatan hidup mereka di bumi ini.

Dalam kisah tersebut dapat diperoleh pelajaran rohani, yaitu jika kita memercayai pribadi Bapa, itu berarti kita tidak boleh mengharapkan Allah bertindak menolong kita sesuai dengan cara dan waktu yang kita mau. Selama ini kalau seseorang menaruh percaya kepada Tuhan, biasanya ia selalu berharap doanya dijawab, pertolongan Tuhan datang sesuai dengan selera dan jadwalnya. Percaya kepada pribadi-Nya berarti apa pun yang dilakukan diterima dan diyakini sebagai yang terbaik. Apapun yang terjadi, kita tetap memercayai pribadi Tuhan dan tidak menaruh perasaan curiga sama sekali, bahwa apa yang terjadi dalam kehidupan orang percaya mendatangkan kebaikan. Orang percaya yang mengasihi Tuhan tidak pernah mendapat bagian yang buruk. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya dirancang oleh Bapa untuk kebaikan anak-anak-Nya, yaitu agar anak-anak-Nya disempurnakan menjadi serupa dengan Tuhan Yesus, yang sama maksudnya dengan dikembalikan ke rancangan semula.2 Kalau mengerti dan menghayati dengan benar kebenaran ini, maka hidup ini dapat dijalani dengan lebih sukacita. Menatap ke depan, kita yakin bahwa Tuhan menyediakan apa yang baik bagi anak-anak-anak-Nya sampai di langit baru dan bumi yang baru.

1) Daniel 3:16-18 ; 2) Roma 8:28

Bagikan melalui:
Bookmark the permalink.

Comments are closed.