26 November 2014: Perjuangan Menjadi Perawan Suci

Terdapat perjuangan yang berat untuk menjadi perawan suci bagi Tuhan. Perjuangannya terletak pada saat kita harus melepaskan segala ikatan dan kecintaan kita terhadap apa pun dan siapapun serta menempatkan Tuhan Yesus sebagai pribadi yang paling berharga dan tercinta. Hal ini digambarkan oleh Alkitab bahwa orang percaya harus meninggalkan ayah dan ibu dan bersatu dengan pasangan hidup. Demikian pula kita harus menanggalkan segala keterikatan dengan dunia ini (Ibr. 12:1; Mar. 10:21-22). Perjuangan ini sangat berat, sebab keterikatan dengan mamon adalah ikatan yang nyaris tidak dapat dipatahkan. Oleh pertolongan Tuhan kita bisa melakukannya. Dahulu kita terikat dengan dunia, sekarang kita harus terikat sepenuhnya dengan Tuhan. Ini adalah usaha untuk menempatkan diri sebagai mempelai wanita yang setia. Suatu kali nanti ketika pesta perkawinan Anak Domba berlangsung semua orang yang setia sampai akhir menjadi mempelai-Nya akan memperoleh kebahagiaan yang luar biasa.

Sementara masih di dunia ini, orang percaya menghadapi kuasa kegelapan yang terus berusaha untuk menarik mereka masuk dalam persekutuan dengan kuasa gelap itu (2Kor. 11:2-3). Terdapat orang-orang Kristen yang tidak setia, yang menukar hak kesulungannya dengan semangkuk kacang merah (Ibr. 12:16-17). Mereka menikmati dunia seperti anak dunia menikmatinya. Ini adalah sebuah ketidaksetiaan. Percabulan di sini bukan percabulan badan secara fisik (seks) tetapi percabulan rohani. Jangan ada padamu Allah lain bukan hanya dimengerti bahwa ada yang disembah selain Tuhan atau menggantikan obyek yang disembah dengan obyek lain, tetapi juga ketika hubungan eksklusif dengan Tuhan digantikan maka itu adalah pelanggaran yang berat. Mengapa demikian? Sebab memang manusia diciptakan untuk Tuhan sebagai mempelai-Nya yang tidak bercacat dan tidak bercela. Terkait dengan hal ini, Iblis tidak terlalu takut kalau orang Kristen pergi ke gereja dan menjadi pengerja gereja bahkan pendeta, tetapi Iblis gentar kalau ada anak-anak Tuhan yang sungguh-sungguh mau mengikatkan dirinya dengan Tuhan dalam hubungan yang eksklusif yang dibahasakan dengan bahasa percintaan “you are my everything”. Orang-orang yang menjadi mempelai sebagai perawan suci ini akan sangat militan dan mengasihi Tuhan secara luar biasa. Mereka akan menaruh hidupnya untuk ikut membinasakan pekerjaan Iblis dengan berani.

Bagikan melalui:
Bookmark the permalink.

Comments are closed.