22. Pembagian Relatif

TERKAIT DENGAN BAPTISAN Roh, kita harus bisa membedakan antara fungsi Roh Kudus dalam kehidupan pribadi dan fungsi Roh Kudus dalam pelayanan pekerjaan Tuhan. Walaupun masing-masing memiliki wilayah sendiri tetapi bagaimana pun keduanya tidak bisa terpisahkan. Karena tidak memahami secara jelas wilayah fungsi Roh Kudus tersebut, maka banyak orang Kristen tidak mengerti bagaimana memperlakukan Roh Kudus dengan benar dan tidak berpikir cerdas untuk bisa berjalan seiring dengan Roh Kudus. Wilayah pertama dan bisa dikatakan sebagai fungsi utama Roh Kudus, ada dalam kehidupan individu. Roh Kudus bergerak dalam kehidupan individu secara dinamis dan sangat mengagumkan. Roh Kudus membawa orang percaya kepada segala kebenaran.1 Dalam hal ini Roh Kudus mengasuh orang percaya untuk bertumbuh menuju kesempurnaan menjadi seperti Bapa atau berperilaku sebagai anak-anak Allah seperti Tuhan Yesus.2

Tanpa Roh Kudus seseorang tidak akan sampai pada kesempurnaan. Roh Kudus-lah yang memampukan seseorang dapat bermoral Allah atau memperagakan kehidupan Tuhan Yesus. Inilah inti keselamatan, orang percaya dikembalikan ke rancangan semula-Nya. Ini wilayah penting yang lebih sentral, yang harus dipahami oleh setiap orang percaya dan menjadikannya sebagai langkah awal yang tidak boleh dihindari lebih dari menekankan karunia Roh. Wilayah ini menggiring orang percaya menemukan rencana Allah dalam hidupnya secara pribadi. Hal ini bisa ditegaskan bahwa tidak ada keselamatan di luar Tuhan Yesus Kristus. Hanya Roh Kudus yang dapat membawa orang percaya kepada proses keselamatan dan Roh Kudus hanya dimilki atau tinggal dalam kehidupan orang yang menerima Tuhan Yesus Kristus.

Inilah yang dimaksud oleh Injil Yohanes 1:12 bahwa yang menerima Tuhan Yesus atau yang percaya kepada-Nya diberi kuasa. Kata “kuasa” dalam teks ini adalah exousia (ἐξουσία), yang lebih menunjuk kepada hak. Hak yang dimaksud adalah hak orang percaya -yang oleh anugerah Tuhan- menerima bimbingan Roh Kudus guna disempurnakan. Untuk itu hal hidup dalam tuntunan Roh Kudus guna mencapai kesempurnaan adalah hal yang harus mendapat perhatian yang proporsional. Hidup dalam tuntunan Roh Kudus adalah hak istimewa yang hanya bisa dialami oleh umat Perjanjian Baru atau umat pilihan. Umat pilihan adalah orang yang hidup di zaman Perjanjian Baru, mendengar Injil yang benar dan memiliki kesehatan jasmani dan rohani. Mereka adalah orang yang memiliki potensi dipimpin oleh Roh Kudus untuk menjadi segambar seperti Allah.

Wilayah kedua dari fungsi Roh Kudus ada di area pelayanan pekerjaan Tuhan, baik secara internal yang menyangkut kegiatan pelayanan di dalam gereja dan secara eksternal yang menyangkut kegiatan pelayanan di luar gereja yaitu misi atau penginjilan. Karunia-karunia tersebut sangat efektif melengkapi orang percaya untuk meneruskan karya keselamatan Allah dalam Tuhan Yesus Kristus. Baik kegiatan internal maupun eksternal, saling berkaitan dan tidak terpisahkan. Adapun karunia-karunia Roh Kudus yang berguna untuk membangun jemaat-Nya, secara lebih terperinci terdapat dalam 1Korintus 12: 1-11, antara lain: Karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, karunia untuk berkata-kata dengan pengetahuan, karunia iman, karunia menyembuhkan, karunia mengadakan mukjizat, karunia bernubuat, karunia membedakan bermacam-macam roh, karunia berkata-kata dalam bahasa roh dan karunia menafsirkan bahasa roh. Dari karunia-karunia tersebut terdapat karunia-karunia yang sangat dibutuhkan untuk pelayanan eksternal misalnya karunia berkata-kata dengan hikmat, karunia iman dan karunia mukjizat. Sedangkan karunia-karunia lain lebih dominan untuk pelayanan internal. Tetapi tetap harus ditegaskan bahwa pembagian ini tidak mutlak, tetapi sangat relatif. Seperti misalnya dalam pelayanan eksternal juga dibutuhkan karunia kesembuhan dan iman. Dengan demikian pembagian ini adalah pembagian secara relatif tidak pembagian secara mutlak.

1) Yohanes 16:13 ; 2) Matius 5:48

Bagikan melalui:
Bookmark the permalink.

Comments are closed.