15 September 2014: Akibat Keras Kepala

Nasib sebagian bangsa Israel yang keluar dari Mesir menuju Kanaan akhirnya tidak menginjak tanah Kanaan disebabkan karena kesalahan mereka sendiri. Mereka sendiri yang menentukan takdirnya. Tuhan bukan tidak sanggup memimpin bangsa Israel sampai tanah Kanaan, Tuhan juga bukan bermaksud menewaskan mereka di padang gurun. Sesungguhnya Tuhan hendak memenuhi janji-Nya kepada Abraham menempatkan keturunan Abraham agar dapat menduduki dan mendiami tanah yang Allah janjikan, tetapi karena pemberontakan mereka, maka mereka tidak sampai tanah Kanaan.

Tuhan memilih bangsa Israel agar dapat keluar dari Mesir untuk ditempatkan di Kanaan, tanah Perjanjian, tetapi ternyata sebagian besar mereka mati dalam perjalanan di padang gurun (1Kor. 10:5-6,11-12). Kegagalan tersebut apakah disebabkan oleh pihak Tuhan (karena Tuhan tidak sanggup memindahkan bangsa itu ke Mesir) atau karena bangsa Israel sendiri yang keras kepala? Dalam Ibrani 3:7-11 dikemukakan bahwa bangsa Israel mengeraskan hati dan tidak mau taat kepada Allah, walaupun selama 40 tahun mereka telah melihat perbuatan-perbuatan ajaib yang luar biasa dari Tuhan dan Tuhan dengan sangat penuh perhatian telah menuntun dan memelihara mereka dalam perjalanan. Hal ini menunjukkan bahwa kegagalan mereka sampai tanah Kanaan sebab mereka keras kepala dan tidak tunduk kepada Tuhan.

Berkenaan dengan hal ini Tuhan berfirman bahwa semua itu menjadi pelajaran bagi kita yang hidup di jaman sekarang ini (1Kor. 10:11-12). Dalam hal ini jelas sekali, Firman Tuhan menunjukkan kepada kita bahwa apa yang terjadi dalam kehidupan bangsa Israel tersebut, khususnya kegagalan sebagian bangsa Israel sampai tanah Kanaan menjadi gambaran kehidupan orang percaya dalam mencapai Kerajaan Surga. Kalau ada sebagian orang Kristen keras kepala dan tidak tunduk kepada kehendak Tuhan seperti bangsa Israel, maka Tuhan tidak akan mengijinkan masuk Kerajaan Surga. Dalam Matius 7:21-23 tertulis bahwa hanya orang yang melakukan kehendak Bapa yang masuk Surga. Ini merupakan syarat mutlak bagi orang yang mau masuk Kerajaan Surga. Dalam hal ini Tuhan Yesus menyatakan bahwa kesediaan kita menerima keselamatan dan menjadikan Dia sebagai Tuhan dinyatakan dengan melakukan kehendak Bapa.

Bagikan melalui:
Bookmark the permalink.

Comments are closed.