14. Menghargai Korban Tuhan Yesus

MENGAPA BANYAK ORANG Kristen tidak membalas kasih Tuhan secara pantas? Sebab mereka tidak memahami harga sesungguhnya dari korban Tuhan Yesus Kristus. Bagaimana bisa memahami harga pengorbanan Tuhan Yesus dengan benar? Ini masalah yang tidak mudah. Sulit membuka mata pemahaman seseorang dalam waktu singkat terhadap harga pengorbanan Tuhan Yesus. Hal ini disebabkan seseorang harus terlebih dahulu belajar kebenaran secara utuh atau lengkap, yang terdapat di dalam Alkitab. Seseorang harus mengerti siapa manusia itu sebenarnya, mengapa diciptakan oleh Tuhan, pada yang dimaksud dengan dosa, apa akibat dosa, apa neraka dan surga, siapa sebenarnya Allah Bapa dan Allah Anak dan lain sebagainya. Seseorang tidak akan pernah dapat menghargai korban Tuhan tanpa memiliki pemahaman yang utuh dan lengkap mengenai kebenaran yang tertulis di dalam Alkitab.

Sesungguhnya Tuhan Yesus adalah “Logos atau Firman” yang menciptakan langit dan bumi.1 Dialah yang memerintah dunia ini sejak purbakala, sejak zaman dahulu kalau.2 Allah Anak rela mengosongkan diri menjadi manusia, yang dalam segala hal disamakan dengan kita. Dalam pengorbanan-Nya yang berat, ada kemungkinan Ia gagal. Kalau seandainya Ia gagal, maka Ia tidak akan pernah kembali menerima kemuliaan yang Bapa berikan kepada-Nya. Memahami hal ini seharusnya dapat membuat kita kagum terhadap pengorbanan-Nya. Seandainya Ia tidak datang ke dunia, maka semua manusia -termasuk kita- meluncur ke dalam kegelapan abadi tanpa hambatan. Neraka adalah tempat pembinasan yang kengeriannya tidak bisa digambarkan dengan apa pun. Sebaliknya, kalau kita diperkenan masuk Kerajaan Surga, betapa bahagianya. Banyak lagi kebenaran yang harus dipahami oleh orang percaya sehingga mengerti betapa mahal harga pengorbanan Tuhan Yesus. Kalau seseorang tidak memiliki pemahaman yang lengkap mengenai kebenaran dalam Alkitab, kasih mereka kepada Tuhan dan usahanya membalas kebaikan Tuhan tidak berkualitas tinggi.

Kalau seseorang memahami kebenaran dalam Alkitab dengan lengkap, maka ia mengerti nilai pengorbanan Tuhan Yesus dengan benar pula. Dan sejauh mana pengertiannya mengenai nilai terhadap pengorbanan Tuhan, seharga itu pula yang diberikannya. Dan harga yang dipahami setiap orang menentukan kekuatan usahanya dalam membalas kebaikan Tuhan. Kalau seseorang memberi harga satu juta terhadap pengorbanan Tuhan Yesus, maka ia membalas kebaikan Tuhan sampai pada harga satu juta. Kalau seseorang memberi harga pengorbanan Tuhan Yesus satu milyar, maka ia membalas kebaikan Tuhan sampai pada harga satu milyar. Kalau seseorang memberi harga pengorbanan Tuhan Yesus tak terhingga, maka ia membalas kebaikan Tuhan sampai pada harga tak terhingga pula. Memang semestinya kita memberi harga tak terhingga kepada pengorbanan Tuhan Yesus. Tetapi hal ini tidak mudah, sebab untuk mencapai harga ini seseorang harus memahami kebenaran yang benar-benar lengkap. Semakin tinggi pengenalan seseorang terhadap kebenaran, semakin tinggi pula kasihnya kepada Tuhan.

Dengan penjelasan di atas ini kita dapat mengerti mengapa sedikit sekali orang yang berani mengasihi Tuhan tanpa batas, sebab mereka tidak mengenal kebenaran secara memadai. Kekristenan hanya diwarnai dengan acara liturgi gereja dan kegiatan pelayanan yang tidak menambah pemahaman Firman Tuhan secara memadai. Sementara ada orang-orang yang sudah merasa puas dengan pemahaman yang dimilikinya mengenai kebenaran dan tidak mau bertumbuh lagi dalam pengenalannya akan Tuhan. Mereka terkurung dalam kesombongan rohani. Mereka merasa banyak mengerti, padahal pemahaman mereka belumlah dapat membuat mereka bisa bertindak all out bagi Tuhan. Mereka pasti belum dapat membalas kebaikan Tuhan secara pantas. Orang-orang seperti ini kalau suatu hari bertemu dengan Tuhan, pasti akan sangat menyesal, karena mereka tidak memberikan hidup dan pelayanan mereka kepada Tuhan secara pantas.

1) Yohanes 1:1-4 ; 2) Mikha 5:1-2

Bagikan melalui:
Bookmark the permalink.

Comments are closed.