11. KEBENARAN YANG MENTRANSFORMASI

Dalam Roma 12:2 Paulus menulis: “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” Ayat ini sangat penting, sebab dari ayat ini kita menemukan kebenaran Firman Tuhan mengenai transformasi. Transformasi adalah proses penting yang harus dialami setiap orang percaya. Tanpa proses ini tidak mungkin seseorang mengerti kehendak Tuhan; apa yang baik, yang berkenan kepada-Nya dan yang sempurna. Banyak orang Kristen tidak memahami transformasi dari sudut kebenaran Alkitab.

Pengertian transformasi yang tidak berpijak pada kebenaran Alkitab, mengakibatkan orang percaya terjerumus kepada keadaan yang sangat buruk, menghambat bahkan menggagalkan pertumbuhan iman yang sejati, yaitu tidak terbangunnya karakter Kristus dalam kehidupan orang percaya. Sejatinya, Roh Kudus giat mentransformasi orang percaya untuk menjadi pribadi unggul seperti yang Bapa kehendaki. Tetapi akibat pengertian transformasi yang salah, maka menghambat bahkan menggagalkan karya Roh Kudus tersebut dalam proses transformasi. Akibat yang lain, menciptakan ketidaksiapan menghadapi hari esok dunia yang semakin sukar. Dalam hal ini, pengertian transformasi yang salah menyebabkan kerentanan pribadi dalam menghadapi realitas kehidupan yang semakin buas dan ganas. Untuk memahami pokok-pokok pengajaran Alkitab, juga mengenai transformasi, setiap pemikiran harus berlandaskan pada kebenaran Alkitab. Dengan demikian ditemukan kebenaran yang orisinal mengenai pokok tersebut.

Kata transformasi berasal dari kata dalam bahasa Inggris transformation yang artinya antara lain: Complete change: a complete change, usually into something with an improved appearance or usefulness (berubah secara penuh, biasanya dengan tampil lebih maju, berkembang atau berguna). Deskripsi ini sama dengan yang didefinisikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Definisi yang lain: Transforming: the act or process of transforming somebody or something (suatu proses perubahan pada sesuatu atau seseorang). Penjelasan ini belumlah mewakili pengertian transformasi menurut Alkitab. Namun demikian, penjelasan tersebut dapat membantu memahami transformasi secara lebih lengkap, sebab definisi transformasi tersebut bersinggungan dengan kebenaran Alkitab.

Dalam Alkitab Perjanjian Baru dapat ditemukan dua kata yang memiliki pengertian sejajar dengan transformasi, yaitu allasso (ἀλλάσσω) dan metamorphoste (μεταμορφοῦσθε). Dari dua kata tersebut, dapat diperoleh pengertian transformasi yang benar.
Pertama, allasso. Kata ini terdapat dalam beberapa ayat Perjanjian Baru (1Kor. 15:51-52 dan Kis. 6:14). Kata allasso berarti mengubah (Ing. change) atau membuat berbeda (to make different). Kata allasso menunjukkan perubahan fisik, yaitu ketika Tuhan Yesus datang (parousia) bersama orang kudus-Nya di akhir zaman. Mereka yang masih hidup “diubah” (transform) dalam sekejap. Di sini kata allasso berarti berubah bentuk. Kata yang sejajar dengan perubahan bentuk dari tubuh fana ke tubuh kemuliaan adalah metaschematizo (μετασχηματίζω), dalam bahasa Inggris diterjemahkan “transfer” (Flp. 3:21). Kata allasso juga terdapat dalam teks lain, yaitu dalam Kisah Para Rasul 6:14. Kata allasso dalam teks ini lebih menunjuk kepada perubahan tingkah laku.

Kata yang kedua dalam bahasa Yunani yang diterjemahkan transformasi adalah metamorphoo (μεταμορφόω). Kata ini juga terdapat pada beberapa ayat dalam Perjanjian Baru (Rm. 12:2). Kata metamorphoo berarti berubah (change), transfigure (mengubah rupa). Dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan perubahan. Perubahan yang dimaksud adalah pembaruan akal budi atau perubahan pikiran. Kata pembaruan dari teks aslinya anakainosis (ἀνακαίνωαις), yang berarti renewing (pembaruan), renovation (renovasi). Hal ini menunjuk kepada sesuatu yang diubahkan, diperbaharui atau dibuat dalam bentuk lain. Adapun kata “budi” dalam Roma 12:2 teks aslinya adalah nous (νοῦς) yang bisa berarti mind (pikiran), the intellect (kecerdasan), understanding (pengertian).

Kata methamorphoste terdapat juga dalam 2 Korintus 3:18 (Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya). Di sini Paulus berbicara mengenai perubahan watak atau kehidupan pribadi orang yang diperbarui Tuhan. Jadi dengan demikian kata methamorphosthe menunjuk perubahan tingkah laku dari orang berdosa menjadi seperti Allah. Perubahan tersebut bukan saja mengubah seseorang menjadi baik, tetapi memancarkan kemuliaan Tuhan yang sempurna. Dari penjelasan tersebut, dapat dijabarkan bahwa transformasi dalam hidup orang percaya adalah perubahan pola berpikir, proses yang berkesinambungan dan hasil kerja keras.

Bagikan melalui:
Bookmark the permalink.

Comments are closed.