10. ASUHAN DUNIA

BETAPA IRONINYA banyak orang Kristen yang sementara bergereja tetapi sejatinya mereka tidak menerima dan tidak memiliki Tuhan Yesus. Orang yang memiliki Tuhan Yesus adalah mereka yang melakukan kehendak Bapa. Orang-orang yang ditolak Tuhan yang dikisahkan dalam Matius 7:21-23 adalah orang-orang yang merasa diri sudah menerima Tuhan Yesus dan dipandang orang lain sebagai telah menerima Tuhan Yesus. Kelompok yang ditolak ini bisa orang-orang Kristen yang rajin ke gereja, aktivis gereja bahkan rohaniwan yang sudah mengusir setan, bernubuat dan mengadakan banyak mukjizat. Mereka ditolak sebab tidak melakukan kehendak Bapa. Orang yang tidak melakukan kehendak Bapa adalah orang yang tidak menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan. Jadi, kalau seseorang tidak berusaha melakukan kehendak Bapa berarti tidak menerima Tuhan Yesus, sebab kedatangan-Nya ke dalam dunia adalah agar manusia yang memberontak dengan berkeadaan tidak melakukan kehendak Bapa bisa berubah melakukan kehendak-Nya. Banyak orang Kristen disesatkan oleh ajaran yang tidak tepat berkenaan dengan konsep keselamatan hanya oleh anugerah, perbuatan baik tidak menyelamatkan jadi tidak perlu memperhatikan perbuatan. Penyesatan ini sudah meluas dan mengakar dalam kehidupan banyak orang Kristen, sehingga mereka tidak masuk dalam proses pendewasaan rohani. Memang perbuatan baik tidak menyelamatkan1 tetapi kalau seseorang menyatakan diri menerima Tuhan Yesus, maka ia berhutang untuk hidup menurut roh,2 yaitu untuk melakukan kehendak Bapa.

Adalah tindakan semena-mena terhadap Tuhan -sementara melakukan berbagai kegiatan rohani- banyak orang Kristen hidup sesuka hatinya sendiri setiap hari.

Mereka berpikir bahwa melakukan kegiatan rohani berarti sudah melakukan kehendak Bapa. Hal itu dipandang sudah cukup memuaskan hati-Nya dan merasa sudah di pihak Tuhan. Dengan keberadaannya sebagai orang Kristen mereka merasa berhak menuntut Tuhan untuk menyelamatkannya. Hendaknya kita tidak berpikir bahwa kita menang melawan agama lain dan praktik perdukunan dengan cara menjadi pengikut agama Kristen. Sejatinya, lebih dari sekadar menjadi pengikut agama Kristen, Tuhan menghendaki kita benar-benar berusaha mengerti kehendak Allah dan melakukannya. Seseorang tidak akan dapat mengerti kehendak Tuhan dan melakukannya kalau masih sibuk dengan keinginan sendiri.

Dari Yakobus 4:1-10 dapat disimpulkan bahwa yang dapat membinasakan roh adalah keinginan untuk memuaskan hawa nafsu. Keinginan yang menguasai jiwa seseorang adalah peta kehidupan yang telah dijalani. Mengapa seseorang memiliki suatu keinginan? Sebab ia telah melihat orang lain memiliki dan menikmati sesuatu tersebut. Sesuatu itulah yang juga dia ingini dan mau dinikmatinya. Memang hidup ini adalah proses meniru, mengadopsi dan beradaptasi. Kemudian ia juga mengingini seperti yang orang lain lakukan dan sebagian orang telah berhasil memiliki serta menikmatinya. Sehingga menjadi tercandui dan hal itu menjadi ikatan.

Akhirnya menjadi irama hidup yang tidak mudah atau tidak bisa diubah lagi. Hal ini menjadi proses wajar dalam kehidupan yang berlangsung dengan sendirinya selama bertahun-tahun. Manusia diasuh oleh kuasa dunia untuk merasa bebas dengan dirinya sendiri. Banyak hal yang diingini sesuai dengan apa yang dipandangnya bisa menyukakan hatinya, sehingga tidak bisa mengingini Tuhan secara proporsional. Manusia sudah biasa bersikap “liar” dengan hasrat dalam jiwanya, seakan-akan mereka berhak memiliki keinginan atau hasrat terhadap apa pun. Hal ini terus terbawa ketika seseorang menjadi anak tebusan Tuhan. Setelah menjadi anak tebusan seseorang tidak boleh berhak atas hidupnya sendiri dalam segala hasrat dan keinginannya. Untuk itu Tuhan Yesus mengatakan agar orang percaya “belajar memikul kuk”. Kuk di sini adalah ikatan atau belenggu yang membuat sapi tidak bisa berjalan suka-suka sendiri. Hal ini menjadi gambaran yang jelas kehidupan orang percaya yang harus dibelenggu oleh Tuhan. Melalui kebenaran Firman dan kesediaan untuk diubahkan Tuhan setiap hari agar mengalami proses keselamatan.

1) Efesus 2:8-9 ; 2) Roma 8:12

Bagikan melalui:
Bookmark the permalink.

Comments are closed.